Whatsapp dan Segala Perniknya


Jadi ya…

Seperti semua orang tahu, yang namanya hape android ini hampir semua generasi X dan generasi millenial punya. Saya belum riset secara mendalam sih..seberapa besar prosentase kepemilikan hape android ini dibandingkan dengan seluruh penduduk Indonesia yang katanya sekarang sudah mencapai ratusan juta itu.

Kalian yang membaca postingan ini pun pasti sebagian besar memakai hape android saat membuka blog ini kan?

Sebenarnya apa sih hape android? Pernahkah kalian bertanya tanya dalam hati, sebenarnya apakah benda berbentuk kotak ajaib dan mengeluarkan cahaya yang setiap saat ada di genggaman kalian itu? Yang telah berhasil menguasai peradaban manusia untuk saat ini?

Tahun 70an mungkin manusia dibuat terlena dengan yang namanya televisi. Kotak hitam ajaib yang mampu menyihir manusia menjadi makhluk makhluk ndlongop didepan aneka ragam pencitraan audio visual. Televisi adalah contoh terdekat sebuah penemuan teknologi yang menjadikan manusia sebagai obyek. Orang tidak perlu belajar dan sekolah tinggi untuk bisa menikmati televisi. Beda dengan komputer.

Nah..komputer juga bisa dibilang sebuah sihir teknologi yang mengoyak oyak otak manusia ditahun 90an. Saya ingat tahun 90an adalah tahun kakak saya pernah ngamuk ngamuk demi sebuah komputer. Komputer saat itu bagaikan lambang kemajuan dan kecerdasan. Orang yang trampil menguasai komputer seakan derajatnya naik beberapa tingkat diatas manusia yang gagap komputer.

Saat ini bahkan semua aspek kehidupan manusia yang mengikatkan diri dalam institusi bernama negara pasti berhubungan dengan komputer. Dari mulai orok sampai ajal menjemput semua data data harus sudah terekam dalam komputer. Dan bicara komputer dan hape tentu saja tidak bisa lepas dari pembicaraan mengenai koneksi internet.

Dan apakah internet itu? Berdasarkan apa yang saya baca dari wikipedia, internet pertamakali diciptakan oleh seseorang bernama Leonard Kleinrock pada tahun 1969 (iyaaa…eike tau elo elo semua belum lahir waktu itu. Dikonsep aja masih jauh panggang dari api ๐Ÿ˜Ž ). Nah, berterimakasihlah kalian semua pada Mbah Leo ini, yang karena jasa beliaulah kalian bisa merasakan nikmat duniawi yang bernama dunia maya ini.

Kembali ke bahasan soal aplikasi whatsapp yang telah menjadikan kalian budak budak chatting yang hidupnya dikuasai lingkaran setan dari satu grup wasap ke grup wasap lain…๐Ÿ˜ˆ

Whatsapp adalah aplikasi percakapan yang diciptakan oleh seorang kafir Ukraina bernama Jan Koum. Ngomong ngomong soal kafir ini, ane heran aja sama para manusia Indonesia yang biasanya tergabung dalam grup grup wasap dan hobi brodkes, forward dan copas what so called artikel yang isinya propaganda melarang dan mengharamkan semua produk kafir. Ndakik ndakik ndalil memusuhi kafir tapi karena ngga becus bikin aplikasi sendiri pakainya aplikasi buatan kafir. Irony at its best.. . . (เน‘>ุ‚<เน‘๏ผ‰

Apakah nama Jan Koum ini yang mengilhami Jokowi untuk memberi nama cucunya dengan Jan Ethes, sepertinya adalah kesimpulan yang mengada ada sekali karena asal usul etnis dan geografis yang sangat lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.

Mas Jan ini mendirikan Whatsapp Inc. pada tahun 2009. Yang jika ditarik garis sejarah pada tahun 2009 adalah tahun dimana terjadi transisi yang sangat signifikan dalam perjalanan hidup saya (siapa juga yang nanya mbaaak. . . . . ngga penting banget hidup lo tuuu!!)

Anyways. . . Whatsapp ini berkembang sangat cepat dan menjadi aplikasi percakapan sejuta umat berdasarkan besaran pengguna dan popularitasnya. Dengan begitu banyak kompetitor seperti BBM, Telegram, Line, Messenger dan lain sebagainya, Whatsapp tetap berkibar sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan. Mungkin karena sangat simpel,tidak ribet, dan tidak banyak menawarkan fitur yang membuat pengguna gatel pengen ngoprek, justru membuat Whatsapp paling populer dan banyak disukai.

Sebenarnya apa saja sih yang ditawarkan oleh Whatsapp? Fitur fitur yang ada di Whatsapp sebagaimana saya kutip dari urbandigital.com adalah sebagai berikut :

  • Percakapan personal dan grup
  • Voice call
  • Video call
  • Mengirim Foto (termasuk animasi GIF), voice message, video, lokasi, kontak, dokumen
  • Preview link dan preloading kiriman video
  • Emotikon
  • Pesan terenkripsi
  • WhatsApp Moment / Status (fitur stories)
  • Platform:
    • Mobile: Android, iPhone, Windows Phone, Nokia Symbian, Nokia S40, Blackberry
    • Desktop: Web (browser), Mac, Windows

Demikianlah, dengan fitur fitur sederhana tapi user friendly seperti diatas, Whatsapp sukses menggaet pelanggan. Yang diantaranya adalah orang orang shallow seperti saya ini, yang terbiasa menjadi obyek dan cenderung menerima saja apa apa yang ditawarkan dunia kepada kita. Yang terbiasa sukarela membiarkan diri terbawa arus. Yang bahkan saat tidak terbawa arus pun, biasanya mencari cari cara bagaimana caranya bisa menjadi bagian dari arus…..wkwkwkw